PERMATA GBKP Of The Month September 2015


bg rispa 2

Rispa Ginting, A.Md

Rispa Ginting, A.Md (Kabid Konsolidasi Pusat 2006-2010) Perkenalan kami dengan Rispa terjadi di tahun 2006, saat itu kami bergabung dalam kepanitiaan MUPEL KE XVII PERMATA GBKP. Saat itu Rispa telah terlebih dulu tercatat sebagai pengurus PERMATA GBKP Pusat ( Sejak 2004 ) sebagai anggota bidang konsolidasi, KABID nya saat itu adalah Dr Imanuel  dan Sekbid nya adalah Robinson Sitepu.

Tugasnya di dalam kepanitiaan MUPEL saat itu adalah di bagian kesekretariatan. Bagian kesekretariatan di MUPEL itu adalah salah satu unsur penting karena saat itu terjadi ’ledakan’ peserta hingga mencapai1200 orang, dari prediksi awal sekitar 900 orang. Di tengah kepanikan dan kelelahan panitia, Rispa tetap tampil tenang dan tetap fokuss mengerjakan tugasnya. Ternyata dia telah punya pengalaman  sebagai panitia di MUPEL sebelumnya.

Pada saat MUPEL ini, Klasis  Binjai  Langkat  mengajukan  2  nama  untuk  direkomendasikan menjadi pengurus PERMATA Pusat periode 2006-2010, yakni Rispa GInting dan Andi Sitepu (Sekum Panitia dan Ketua PERMATA Klasis Binjai Langkat saat itu). Dari hasil Konvensi di klasisnya, Nama Rispa menempati urutan pertama dan direkomendasikan untuk menjadi calon SEKUM PERMATA Pusat.

Hasil pemilihan di MUPEL PERMATA GBKP KE XVIII Menempatkan Enriko Tarigan sebagai Ketua Umum, Nomi  Sinulingga  sebagai  SEKUM,  mengalahkan  Rispa  dalam  voting,  serta  Herawati Bangun  sebagai Bendahara Umum.  Rispa sendiri terpilih menjadi Ketua Bidang Konsolidasi dalam rapat Formatur yang kabarnya berlangsung “alot”.  Rispa didampingi oleh Thomas Sembiring sebagai sekbid dan Andi Sitepu sebagai anggota.

Kiprah Rispa selanjutnya justru banyak menimbulkan tanda Tanya di Pengurus PERMATA Pusat periode 2006-2010. Yang pertama adalah ketika dia memilih absen pada pelantikan pengurus PERMATA Pusat bulan November 2006 di GBKP Rg Kabanjahe Kota. Lalu juga absen pada sharing PERMATA di Raja Berneh.

bg rispa 5

Dalam perjalanannya kemudian, kehadirannya dalam berbagai kegiatan tidak terlalu banyak di berbagai kegiatan PERMATA GBKP Pusat. Ketika SPL I , Bang Benyamin Pinem sempat menegurnya ”kurang menikmati pelayanan”  karena  kehadirannya  di  Rapat  Rutin  yang  hanya  59  %.   Pun Nomi  Sinulingga  sempat mengungkapkan harapannya  agar  Rispa meningkatkan keaktifannya, karena pengetahuannya tentang organisasi yang baik dan dibutuhkan saat itu.  Tapi ada beberapa pekerjaan penting yang tetap dicover olehnya.  Salah  satu  karya  bidang  konsolidasi  saat  itu adalah  TATA  OGANISASI  PERMATA  GBKP. Penyusunan materi Tata Organisasi ini cukup menyita waktu tenaga dan pikiran. Untuk menyeragamkan logo PERMATA saja kita harus mengumpulkan banyak sumber, baik yang sudah beredar di klasis, maupun yang ada di file PERMATA Pusat. Semua  logo itu mempunyai kedalaman warna yang berbeda-beda. Jalan yang kami ambil saat itu adalah menemui senior-an yang melayani di tahun 90 an, baru kemudian ada titik terang soal itu. Isinya yang lain adalah panduan mengenai persidangan meliputi konsideran-konsideran sidang, mulai  dari tingkat  pusat  sampai  ke  sektor,  tentu  itu  bukan  pekerjaan  gampang.  Tapi  Rispa dengan ketekunan dan keuletannya beserta bidang konsolidasi PERMATA GBKP Pusat serta dibantu bidang konsolidasi semua klasis berhasil merampungkan tugas itu. Hasilnya bisa dilihat di TATA ORGANISASI PERMATA GBKP First Edition. Mengapa first edition ? Karena disadari hasil pekerjaan ini akan butuh penyempurnaan di kemudian hari. Tugas lain yang diselesaikan saat itu adalah modul LK3 Dasar PERMATA GBKP. Sebelumnya, materi yang ada berupa file yang terpisah-pisah dan kerap berbeda  tergantung siapa pembicaranya. Modul yang baru ini  telah ditulis  oleh pembicara yang biasa membawa materi  dan dapat menjadi  panduan LK3, siapapun pembicaranya. Program yang kita galakkan saat itu adalah LK3 ( Latihan Kader Kepemimpinan Kristen ). Rispa terlibat saat itu, salah satunya adalah LK3 Klasis Lubuk Pakam, 22 – 23 September 2007 diGBKP Rg Perbaungan.

Tugas terakhir yang dijalankannya adalah menghadiri pasu-pasu Matius Tarigan ( Ketua PERMATA KlasisPancurbatu Pokokmangga) di GBKP Runggun Pancurbatu. Malam harinya kami masih bersama dia acara“nganting manuk” nya Matius di Jambur Gotongroyong. Saat itu yang hadir adalah Enriko, Thomas, RoyMetanoya,  Andi  dan  Rispa.  Saat  itu  Riko  menanyakan  kesiapan Rispa  untuk  menghadiri  acara  PGIWilayah SUMUT yakni KEMAH PEMUDA KRISTEN di Sukamakmur. Saat itu Rispa menjawab akan memintakonfirmasi dari orangtuanya yang akan pulang ke medan (dari Jakarta), apakah minta dijemput atau tidak(di bandara )? Jika jadi menjemput maka dia akan datang sore harinya ke sukamakmur, jika tidak pagi2dia bisa hadir.

Rispa Ginting (Tengah)

Rispa Ginting (Tengah)

Hari itu, 27 Oktober 2007, Rispa memenuhi janjinya untuk hadir mulai dari pagi di sukamakmur, karenaorangtuanya ternyata tidak minta dijemput. Berangkat dari Binjai sejak pagi menggunakan kendaraanumum dan tiba di Retreat Center Sukamakmur sekitar jam 10 lewat. Turun dari Bus Sinabung Jaya, Rispaberjalan ke belakang Bus untuk menyeberang jalan. Saat itulah sebuah mobil Escudo BK 35 JS  yangmelaju kencang dari  arah Berastagi  menabraknya.  Saking kencangnya tubuh Rispa sampai “terbang” beberapa meter dari lokasi. Bukannya berhenti dan memberikan pertolongan, mobil penabrak itu malah melaju kencang meninggalkan korban. Saat itu Rispa ditolong oleh Roy dan Revan (adik Jhon Pratama) yang membawanya ke RS ADAM Malik Medan, tapi karena kondisinya yang parah dirujuk ke RS Elisabeth Medan. Beberapa hari di ruang ICU, Rispa akhirnya  dirawat di ruanng perawatan. Tapi kondisinya tetap belum menunjukkan perkembangan berarti. Menurut Dokter yang merawat, tabrakan hebat itu telah mengakibatkan fungsi  saraf  motoriknya  terganggu,  akibatnya  Rispa  sulit  menggerakkan  anggota badannya, termasuk juga tak bisa berbicara. Dukungan dari berbagai pihak mengalir pada Rispa saat itu, termasuk  Ketua  Umum  Moderamen  Pdt  Jadiaman  Perangin-angin  yang  langsung  hadir menjenguk, rekan2 PERMATA dari berbagai Klasis, juga teman2nya di USU Maupun Politeknik ( Rispa adalah alumni Politeknik Negeri Medan Jurusan Akutansi dan sedang mengikuti program sarjana  di Fakultas Ekonomi USU).

Kecelakaan yang dialami  Rispa adalah  pukulan berat  buat  PERMATA Pusat  saat  itu.  Di  satu sisi kita terkendala  P3RT  yang  mewajibkan  pengurus  untuk  aktif  dalam  pelayanan.  Tapi  disisi lain,  sisi kemanusiaan  kita  tersentuh  setiap  kali  membicarakan  kondisi  Rispa.  Hampir  di setiap  rapat  yang membahasnya , kita semua menjadi ‘mellow’, tak mampu memmbicarakannya lebih lanjut, karena tanpa disadari air mata telah menetes terlebih dulu. Kondisi itu terus berlanjut sampai akhirnya SPL II, Agustus 2008 di Tomok memutuskan untuk tetap memperthankannya sebagai pengurus PERMATA Pusat, hanya merotasinya ke anggota bidang Konsolidasi.

Dari Kiri Ke Kanan, Thomas Sembiring, Enriko Tarigan, Rispa Ginting, dalam rangka Kunjungan Pengurus PUSAT PERMATA GBKP periode 2006-2010 dan 2014-2018 serta Pengurus Klasis BInjai Langkat (26 September 2015, Tanah Merah)

Dari Kiri Ke Kanan, Thomas Sembiring, Enriko Tarigan, Rispa Ginting, dalam rangka Kunjungan Pengurus PUSAT PERMATA GBKP periode 2006-2010 dan 2014-2018 serta Pengurus Klasis BInjai Langkat (26 September 2015, Tanah Merah)

Tapi di balik setiap kegetiran tentu ada hal positif yang harus terus kita petik, setelah kecelakaan itu, pengurus PERMATA Pusat menjadi lebih dekat ke keluarga Rispa, terutama kedua orangtua-nya. Karena kita  jadi  lebih  sering  berkunjung dan  sudah  merasa  menjadi  keluarga. Kebanggaanku  salah  satunya adalah ketika Ayah Rispa hadir  di pesta perkawinanku padahal saat itu juga ada pesta di daerahnya. Sungguh, kita telah menjadi keluarga, sekalipun Rispa sekarang tak bisa lagi berkata-kata.

Banyak orang merasa dirinya telah berbuat banyak dan berjasa pada PERMATA GBKP, tapi buat Saya hanya ada satu nama yang layak menyandang gelar sebagai pahlawan PERMATA, dan orang itu adalah Rispa Ginting. Dedikasi dan pengabdiannya untuK PERMATA tidak diragukan lagi bahkan sampai “akhir,” Dia tetap berbuat yang terbaik untuk PERMATA GBKP“. (Thomas F Sembiring)

Artikel ini ditulis oleh Bang Thomas F Sembiring

(Kabid Konsolidasi PERMATA GBKP Pusat Periode 2006 – 2010)

Advertisements

One thought on “PERMATA GBKP Of The Month September 2015

Halo PERMATA silahkan berikan Komentar kalian

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s